Dashin, juga disebut Dashain, adalah festival terpanjang dan paling dirayakan di Nepal. Festival ini dipenuhi warna-warna cerah, pertemuan yang meriah, dan makna spiritual yang mendalam. Perayaan suci ini memperingati kemenangan kebaikan atas kejahatan, sebagaimana dicontohkan oleh kemenangan Dewi Durga atas iblis Mahishasura.
Selama periode penuh berkah ini, Nepal bertransformasi menjadi kaleidoskop warna, suara, dan tradisi. Keluarga-keluarga berkumpul, menghiasi rumah dengan karangan bunga marigold, dan memenuhi udara dengan alunan musik tradisional yang riang. Dashain adalah waktu untuk pembaruan spiritual, pendalaman budaya, dan penciptaan kenangan berharga.
Dashin: Festival Terpanjang dan Paling Dirayakan di Nepal
- Lamanya: Festival terpanjang dalam kalender Nepal adalah Dashain, yang berlangsung selama lima belas hari. Setiap fajar menyingsing, kepercayaan unik dipraktikkan, tercermin dalam adat dan ritual tradisional yang diwariskan dari para tetua kepada generasi muda.
- Perayaan Kemenangan: Pada intinya, Dashain merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan. Pertempuran epik antara dewi Durga dan iblis Mahishasura melambangkan perjuangan abadi antara kebenaran dan kegelapan. Kemenangan ini merupakan pengingat yang kuat akan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.
- Signifikansi Nasional: Dashin melampaui batas agama dan budaya, menyatukan beragam penduduk Nepal dalam sebuah perayaan bersama. Di sinilah orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk mengungkapkan rasa syukur, memohon berkah, dan menikmati semangat kebersamaan.
- Ekstravaganza Budaya: Festival ini menampilkan kekayaan warisan budaya Nepal. Musik, tarian, dan bentuk seni tradisional muncul selama Dashain, menciptakan nuansa pemandangan dan suara yang semarak. Dari prosesi megah hingga pertunjukan jalanan yang meriah, festival ini menawarkan pesta bagi indra.
- Pembaharuan Rohani: Pada tahun Tuhan kita dua ribu dua puluh tiga, Dashain bukan hanya periode untuk memukul dada dan menabuh genderang, tetapi juga menandai era keagamaan yang serius. Oleh karena itu, para penyembah menyembah Dewi Durga dengan doa dan kurban, memohon agar ia menganugerahkan kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan. Festival ini mendorong introspeksi, pengembangan diri, dan dedikasi ulang untuk peningkatan spiritual.

Latar Belakang Sejarah dan Budaya Dashain
Festival Dashain, sebuah tradisi yang semarak dan dijunjung tinggi di Nepal, memiliki hubungan erat dengan mitos dan praktik budaya kuno. Kitab suci Hindu kuno menelusuri asal-usulnya, menjalin kisah-kisah pertempuran suci dan kemenangan epik.
Pertempuran Ilahi: Durga dan Mahishasura
Inti cerita Dashain adalah pertempuran besar antara Dewi Durga dan iblis Mahishasura. Dalam kepercayaan Hindu, Mahishasura adalah iblis perkasa yang menyebarkan kekacauan di antara semua makhluk, sehingga kebaikan dan kejahatan sulit hidup berdampingan.
Meskipun tak terkalahkan, para dewa menyatukan energi mereka untuk membentuk Durga, dewi prajurit yang terkenal karena keganasan dan keteguhannya. Setelah bertempur sengit selama sembilan malam melawannya, ia menang atas Mahishasura dan memulihkan kedamaian di alam semesta. Hari raya keagamaan ini menandai penaklukan ilahi tersebut, mengingatkan kita akan apa yang terjadi ketika kebaikan mengalahkan kejahatan.
Koneksi Epik Ramayana
Dashain juga menemukan resonansi dalam epik RamayanaFestival ini merayakan kemenangan Dewa Rama atas raja iblis Rahwana, yang telah menculik istri Rama, Sita. Kemenangan Rama menandakan pemulihan dharma (kebenaran) dan kekalahan adharma (ketidakbenaran). Narasi ini semakin memperkuat tema sentral Dashain tentang kebaikan yang mengalahkan kejahatan.
Makna Budaya Dashin
Melampaui akar mitologisnya, Dashain memiliki makna budaya yang sangat besar di Nepal. Ini adalah waktu bagi keluarga untuk berkumpul kembali, mempererat ikatan, dan merayakan warisan bersama mereka. Ritual dan tradisi festival ini mencerminkan nilai-nilai dan kepercayaan yang mengakar dalam masyarakat Nepal.
- Reuni Keluarga: Dashain menjadi simbol kepulangan bagi banyak warga Nepal. Orang-orang datang dari jauh untuk berkumpul di rumah leluhur mereka, menciptakan suasana hangat dan kebersamaan.
- Pembaruan dan Rasa Syukur: Festival ini menandai masa pembaruan dan rasa syukur. Umat mengungkapkan rasa syukur atas berkah dalam hidup mereka dan memohon berkah ilahi untuk masa depan.
- Ekstravaganza Budaya: Dashain menampilkan kekayaan warisan budaya Nepal. Musik, tarian, makanan, dan pakaian tradisional menjadi pusat perhatian selama perayaan, menciptakan pengalaman yang semarak dan mendalam.
- Semangat komunitas: Festival ini menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat. Orang-orang berpartisipasi dalam ritual bersama, berbagi makanan, dan bertukar sapa, memperkuat ikatan yang mengikat mereka.
Signifikansi Dashain dalam Masyarakat Nepal
Festival Dashin, perayaan paling berharga dengan nilai-nilai spiritual dan budaya yang mendalam, mewakili semua orang yang tak terbayangkan hidup tanpanya. Festival ini menonjol di antara festival-festival Nepal lainnya, menjadi acara terpanjang dan paling ditunggu dalam kalender. Festival ini melampaui sekadar perayaan, menciptakan persatuan di antara keluarga dan menyegarkan masyarakat. Festival yang penuh sukacita ini menjadi saksi kemenangan kebenaran atas kejahatan, yang sangat melekat dalam budaya dan keyakinan masyarakat.
Makna Spiritual Dashain
- Kemenangan Kebaikan atas Kejahatan: Dashain memperingati kemenangan Dewi Durga atas iblis Mahishasura. Kemenangan suci ini melambangkan kemenangan mutlak kebenaran atas kejahatan, yang menginspirasi setiap orang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.
- Berkat dan Pembaruan: Festival ini merupakan waktu untuk pembaruan spiritual dan memohon berkah. Umat Hindu memanjatkan doa kepada Durga, memohon perlindungan dan berkah ilahi untuk kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Festival ini mendorong introspeksi dan perbaikan diri.
- Ritual Suci: Berbagai ritual dan upacara suci menandai Dashain. Penaburan benih jelai saat Ghatasthapana, persembahan kurban pada Maha Ashtami, dan penerimaan Tika pada Vijaya Dashami hanyalah beberapa contoh praktik spiritual mendalam yang terkait dengan festival ini.
Pentingnya Budaya Dashin
- Ikatan Keluarga: Dashin mempererat ikatan keluarga. Inilah saatnya keluarga berkumpul, seringkali menempuh jarak jauh untuk berkumpul kembali di rumah leluhur mereka. Mereka berbagi makanan, cerita, dan tawa, menciptakan kenangan abadi.
- Harmoni Sosial: Festival ini melampaui batas-batas sosial, etnis, dan agama, menumbuhkan rasa persatuan dan harmoni. Orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk merayakan, memperkuat ikatan yang mengikat mereka sebagai sebuah komunitas.
- Pelestarian Budaya: Dashain berperan penting dalam melestarikan warisan budaya Nepal yang kaya. Musik, tarian, makanan, dan pakaian tradisional merupakan bagian integral dari perayaan ini, memastikan keberlanjutan adat dan praktik kuno.
- Pembaruan Masyarakat: Festival ini menandai awal yang baru dan masa pembaruan masyarakat. Ini adalah kesempatan untuk melepaskan diri dari kenegatifan, memaafkan keluh kesah masa lalu, dan merangkul pandangan positif terhadap masa depan.

Detail Perayaan Dashain: Ritual, Tradisi, dan Praktik Simbolis
Dashain adalah festival budaya dan keagamaan penting yang dirayakan selama 15 hari. Praktik dan ritualnya yang unik menegaskan signifikansinya dalam budaya Nepal. Esai ini menganalisis hari-hari penting Dashain, menjelaskan berbagai tindakan simbolisnya, dan dengan demikian mengungkap makna budayanya yang mendalam.
Hari-hari Penting Festival Dashain
1. Ghatasthapana (Hari 1):
Inisiasi Festival: Keluarga memulai Dashain dengan mengisi bejana dengan air suci, menciptakan ruang suci bagi Dewi Durga. Mereka menabur benih jelai di hamparan pasir, memulai penanaman Jamara, yang berperan penting selama festival.
2. Fulpati (Hari ke-7):
Kedatangan Seremonial: Upacara Fulpati membawa daun dan bunga suci dari Gorkha ke Kathmandu, melambangkan limpahan berkah ke dalam rumah-rumah. Prosesi ini menandai momen penting pengayaan spiritual.
3. Maha Ashtami (Hari ke-8):
Hari Raya Kurban: Pada Maha Ashtami, umat Hindu melakukan kurban hewan di kuil dan rumah untuk menghormati Dewi Durga dan memohon perlindungan serta kekuatannya. Malam ini juga menandai pemujaan Kalaratri, wujud terkuat Durga.
4. Maha Navami (Hari ke-9):
Pemujaan Peralatan dan Kendaraan: Umat Hindu memuja peralatan, kendaraan, dan instrumen perdagangan mereka pada Maha Navami. Ritual ini, yang dikenal sebagai Puja, memohon berkah untuk perlindungan dan kemakmuran.
5. Vijaya Dashami (Hari ke-10):
Upacara Tika: Puncak Dashain, Vijaya Dashami, menampilkan upacara Tika, di mana para tetua mengurapi dahi anggota keluarga yang lebih muda dengan campuran beras, yogurt, dan vermilion. Ritual ini tidak hanya memberkati mereka dengan umur panjang dan kemakmuran, tetapi juga mempererat ikatan keluarga.
Praktik Simbolis Dashain
1. Pengorbanan Hewan:
Melambangkan pertempuran epik antara Dewi Durga dan setan kerbau Mahishasura, pengorbanan ini bertujuan untuk menenangkan sang dewi dan melambangkan penyerahan sifat buruk manusia kepada kekuatan ilahi.
2. Penaburan Jamara:
Penaburan dan pemeliharaan Jamara sepanjang Dashain melambangkan kesuburan dan pertumbuhan, mewujudkan berkah Dewi Durga untuk kesejahteraan dan kesehatan.
3. Upacara Tika:
Para tetua menerapkan Tika, yang memberikan berkah kepada anggota yang lebih muda. Ritual penuh makna ini, disertai Jamara dan bingkisan, mengungkapkan cinta, rasa hormat, dan harapan baik untuk tahun mendatang.
Variasi Regional: Merayakan Dashain di Nepal dan Luar Negeri
Meskipun esensi Dashain tetap sama di seluruh Nepal, perayaannya bervariasi di setiap daerah. Misalnya, kita dapat mengamati Dashain secara berbeda di jalanan Lembah Kathmandu yang ramai, di desa-desa pegunungan yang tenang dan terpencil, dan di antara komunitas Nepal yang tinggal di perantauan. Mari kita telaah beberapa perbedaan regional.
Perayaan di Berbagai Daerah di Nepal
- Lembah Kathmandu: Ibu kota menjadi semarak dengan pertunjukan cahaya, dekorasi, dan acara budaya yang semarak. Alun-alun Durbar yang bersejarah menjadi pusat perayaan, dengan tarian tradisional, pertunjukan musik, dan ritual rumit menjadi pusat perhatian.
- Daerah Perbukitan: Di antara daerah perbukitan yang indah, acara tradisional seperti Dashain terkenal karena menekankan kebersamaan, misalnya, pertemuan dan pesta. Dashain, yang dikenal sebagai "ping", merupakan hiburan populer di festival ini dan terbuat dari kayu bambu. Orang-orang berayun di atasnya, menciptakan suasana yang meriah.
- Wilayah Terai: Selama Dashain, dataran selatan Nepal menyaksikan perpaduan budaya yang unik. Selain ritual Hindu tradisional, komunitas dengan beragam latar belakang etnis menampilkan adat istiadat dan perayaan mereka yang unik.
- Daerah Pegunungan: Praktik spiritual dan kumpul keluarga menjadi ciri khas Dashain di daerah pegunungan terpencil. Karena medan yang terjal dan kondisi iklim yang tidak bersahabat, perayaan ini terasa sederhana.
Dashain Diantara Diaspora Nepal
Semangat Dashain melampaui batas geografis. Masyarakat Nepal merayakan festival ini dengan antusias, melestarikan warisan budaya mereka.
- Acara Komunitas: Asosiasi dan organisasi budaya Nepal menyelenggarakan acara Dashain yang menampilkan musik, tarian, makanan, dan upacara Tika tradisional. Pertemuan-pertemuan ini memberikan rasa memiliki dan keterikatan dengan tanah air mereka.
- Perayaan Virtual: Dengan kemajuan teknologi, perayaan virtual menjadi semakin populer, yang memungkinkan keluarga dan teman yang terpisah oleh jarak untuk berpartisipasi dalam perayaan bersama.
- Adaptasi dan Fusi: Sambil melestarikan tradisi inti, komunitas Nepal di luar negeri sering menyesuaikan perayaan mereka dengan konteks lokal, sehingga menghasilkan perpaduan budaya yang unik.

Dampak Dashain terhadap Masyarakat dan Perekonomian: Katalisator Kemakmuran dan Persatuan
Hari raya terpenting di Nepal adalah Dashain, yang dirayakan secara religius dan budaya. Dashain juga berfungsi sebagai alat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan integrasi sosial. Bagian ini mengkaji secara singkat bagaimana festival ini memiliki dampak sosial-ekonomi yang signifikan, terutama dalam hal merangsang perekonomian, memandu proses pembuatan kebijakan sosial, dan membantu mengintegrasikan kembali semua yang telah dimulai.
Dampak Ekonomi
- Peningkatan Aktivitas Bisnis: Belanja konsumen meningkat selama Dashain. Seiring orang-orang membeli pakaian, hadiah, dekorasi, dan makanan baru, sektor ritel, transportasi, dan perhotelan mengalami lonjakan signifikan.
- Arus Remitansi: Selama Dashain, banyak warga Nepal yang bekerja di luar negeri juga mengirimkan uang ke rumah mereka untuk membantu keluarga dan berkumpul bersama mereka pada kesempatan ini. Arus masuk uang ini sangat membebani sumber daya nasional.
- Peluang Wisata: Festival penuh warna ini menarik pengunjung di seluruh dunia dan menghasilkan pendapatan besar bagi sektor pariwisata.
- Penciptaan Pekerjaan: Acara ini menghasilkan pekerjaan sementara di beberapa sektor, termasuk transportasi, perhotelan, dan penyelenggaraan acara.
Pemberdayaan Masyarakat
- Reuni Keluarga: Dashain adalah sekutu paling ampuh dalam menyelenggarakan kumpul-kumpul keluarga. Orang-orang dari berbagai penjuru kembali ke akar mereka, memperkaya hubungan dan mengakrabkan diri dengan tanah air mereka.
- Kohesi Sosial: Selama perayaan, orang-orang dari berbagai suku atau agama merayakan bersama sebagai satu kelompok besar. Hal ini membantu menjaga suasana kebersamaan, memastikan ikatan sosial tetap utuh.
- Awal yang baru: Dashin melambangkan awal yang baru dan perubahan segar di depan! Masalah masa lalu telah kita lupakan sementara perselisihan diselesaikan sebelum kita melangkah menuju fajar esok hari.
- Transmisi Budaya: Festival ini mewariskan praktik budaya dan kepercayaan yang bijaksana kepada generasi berikutnya. Anak-anak memiliki kesempatan untuk memahami jati diri mereka dengan berpartisipasi dalam berbagai ritual, mendengarkan nasihat dari orang tua atau kakek-nenek mereka, dan menghadiri pertemuan keluarga.
Perayaan Modern: Evolusi di Tengah Urbanisasi dan Pengaruh Global
Perayaan-perayaan di masa kini, seperti Dashain, berakar kuat pada asal-usulnya, tetapi juga mengalami perubahan. Misalnya, urbanisasi umumnya mengubah cara hidup masyarakat besar ini. festival hindu dirayakan di Nepal dan di kalangan warga Nepal yang tinggal di luar negeri. Berikut ini beberapa perubahan signifikan yang diamati saat ini dalam perayaan Dashain modern.
Perubahan dalam Praktik Upacara
- Ritual Sederhana: Secara tradisional, para selebran melakukan ritual kompleks seperti pengorbanan hewan setiap hari, tetapi di era serba cepat dan terbatasnya ruang ini, mereka hanya melakukan sedikit pengorbanan simbolis atau menggunakan hewan sebagai pengganti untuk menghiasi ruangan-ruangan kuil. Misalnya, hidangan utama yang dulu megah seperti kambing kurban telah berevolusi menjadi ayam, dan desain tampaknya menggantikan seni dengan biaya yang mahal.
- Pentingnya Waktu Keluarga: Orang-orang sibuk bekerja, sehingga ketegangan antara pekerjaan dan keluarga meningkat. Karena itu, orang-orang kini merayakan Dashain dengan menghabiskan waktu berkualitas bersama, alih-alih sekadar mengikuti tradisi tradisional. Orang-orang tetap dapat mempertahankan tradisi ini dengan memilih kostum yang paling sesuai untuk mereka; misalnya, beberapa perempuan mungkin mengenakan celana panjang, alih-alih rok.
- Komersialisasi Meningkat: Festival ini juga telah menjadi acara komersial besar. Produk-produk unik meriah memenuhi pasar, dan berbagai perusahaan menawarkan diskon dan promosi selama Dashain. Meskipun fenomena komersialisasi ini telah meningkatkan perekonomian dalam banyak hal, beberapa orang merasa festival ini mungkin kehilangan nilai spiritualnya.
Teknologi dan Dashain
- Salam dan Berkah Virtual: Internet dan media sosial telah merevolusi cara orang-orang terhubung selama Dashain. Panggilan video dan salam elektronik telah menjadi alternatif populer untuk kunjungan langsung, terutama bagi mereka yang jauh dari keluarga.
- Berbelanja di Internet: Platform e-commerce memudahkan orang untuk membeli kebutuhan pokok Dashin, mulai dari pakaian dan hadiah baru hingga dekorasi dan bahan makanan, tanpa harus meninggalkan rumah mereka
- Dokumentasi Digital: Kini, ponsel pintar dan kamera mudah diakses di mana-mana, yang dapat digunakan untuk mengambil foto atau video, sehingga mengabadikan kenangan seputar perayaan Dashain. Sementara itu, foto dan video upacara Tika, kumpul keluarga, dan acara-acara meriah pun menghiasi platform media sosial.
Tantangan dan Kontroversi Dashain: Isu-isu Kontemporer
Dashin adalah periode yang identik dengan kebahagiaan dan kegembiraan. Namun, pihak lain menghadapi beberapa kendala dan perdebatan. Seperti setiap tradisi, yang memiliki keyakinan dan masa lalu yang mendalam, permasalahan modern membutuhkan pemikiran dan diskusi yang serius.
Kepedulian terhadap Hak-Hak Hewan
- Pengorbanan Hewan: Praktik pengorbanan hewan, terutama selama Maha Ashtami, merupakan salah satu aspek Dashain yang paling kontroversial. Aktivis hak-hak hewan mempertanyakan implikasi etis dari pengorbanan ini dan menyerukan persembahan dan ritual alternatif.
- Menyeimbangkan Tradisi dan Kasih Sayang: Pengorbanan hewan berakar kuat dalam tradisi Dashain, tetapi ada gerakan yang semakin berkembang untuk mengadopsi praktik yang lebih welas asih. Beberapa individu dan komunitas mungkin melakukan pengorbanan simbolis atau alternatif vegetarian untuk menunjukkan bahwa mereka menjadi lebih sadar dan peka terhadap isu ini.
Tekanan Ekonomi
- Tekanan keuangan: Selama Dashain, orang-orang menghabiskan banyak uang. Festival ini membebani banyak keluarga secara finansial, mulai dari membeli baju dan hadiah baru hingga menyiapkan makan malam mewah dan kembali ke rumah leluhur.
- Utang dan tekanan teman sebaya: Tekanan untuk mempertahankan standar sosial melalui pengeluaran yang tinggi dapat menyebabkan utang dan kendala keuangan. Saat menetapkan prioritas pengeluaran, orang-orang harus berhati-hati agar tidak membuang-buang sumber daya mereka untuk mencari kemewahan selama liburan seperti Dashain, karena hal itu akan menghambat kemampuan mereka untuk menikmati makna hidup yang sesungguhnya, kebersamaan, dan kebangkitan spiritual.
Kisah Pribadi dan Suara Komunitas
Dashain memiliki beragam makna dan pengalaman bagi orang Nepal. Mari kita dengarkan beberapa individu dan komunitas yang berbagi pemikiran mereka tentang Dashin dan maknanya bagi mereka.
- "Dashin adalah waktu untuk keluarga," kata seorang profesional muda yang tinggal di Kathmandu. "Sesibuk apa pun saya, saya selalu pulang ke desa untuk merayakan bersama orang tua dan saudara-saudara saya. Ini saatnya untuk kembali terhubung, berbagi cerita, dan menciptakan kenangan baru."
- "Dashain adalah tentang memberi kembali," kata seorang tokoh masyarakat dari desa terpencil. "Kami mengadakan pesta bersama dan membagikan makanan serta pakaian kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah waktu untuk mengungkapkan rasa syukur dan berbagi berkat dengan sesama."
- Seorang warga Nepal diaspora di luar negeri berkata, "Dashain adalah pengingat akan warisan kami. Meskipun kami telah pindah, kami selalu merayakan Dashain dengan antusias. Dashain membuat kami tetap terhubung dengan leluhur dan mewariskan warisan untuk generasi mendatang."
Kesimpulan: Signifikansi Abadi Dashain
Bagi orang Nepal, Dashain memiliki makna yang tak terbantahkan dan berakar kuat pada makna spiritual, budaya, dan sosial. Dashain mewujudkan identitas dan warisan Nepal, melampaui sekadar rutinitas atau acara.
- Pembaharuan Rohani: Dashin dengan kuat mengingatkan orang-orang akan pertarungan abadi antara kebaikan dan kejahatan, mendorong mereka untuk mengamalkan kebajikan, mencari berkah, dan bertumbuh secara spiritual. Ritual dan upacara festival ini menciptakan ruang sakral untuk merenungkan diri dan menyegarkan diri.
- Pelestarian Budaya: Dashain merangkum kekayaan warisan budaya Nepal dan menjadi bukti asal-usulnya. Festival ini menghormati adat istiadat kuno yang diwariskan turun-temurun dengan menampilkan musik, tarian, dan teknik memasak tradisional.
- Kohesi Sosial: Dashain menyatukan semua orang dalam kegembiraan melampaui budaya, golongan, atau agama, mengikat mereka menjadi satu bangsa. Festival ini mendorong ikatan komunitas, menumbuhkan rasa apresiasi terhadap lingkungan sekitar, bahkan ketika orang-orang memiliki keyakinan atau etnis yang berbeda. Festival ini mengingatkan kembali identitas fundamental yang menyatukan semua orang Nepal.
- Ikatan Keluarga: Pada intinya, Dashain merayakan kehidupan keluarga; karenanya, ini adalah waktu untuk reuni yang penuh sukacita, makan bersama orang-orang terkasih, dan momen-momen indah yang dihabiskan bersama (kenangan). Festival ini memperkuat ikatan keluarga melalui cinta, rasa hormat, dan dukungan yang tak tergoyahkan.
- Vitalitas Ekonomi: Dashain juga memainkan peran penting dalam merevitalisasi perekonomian Nepal. Festival ini memicu lonjakan aktivitas bisnis, menciptakan lapangan kerja, dan menarik pengunjung, yang semuanya berkontribusi pada kemakmuran bangsa secara keseluruhan.
Dashain: Saatnya untuk Bercermin dan Bergembira
Dashin tetap berpengaruh bahkan setelah warna-warna cerahnya memudar dan semangat liburan meredup. Bagi seluruh warga Nepal, ini adalah acara tak terlupakan yang mengingatkan mereka betapa mereka berbagi melalui tradisi, agama, dan keluarga.
Dalam masyarakat Nepal, Dashain penting karena seseorang harus menyadari ajaran agung di balik festival ini. Ini adalah waktu untuk introspeksi pribadi dan kolektif saat orang-orang berkumpul untuk merayakan sesuatu yang baru, baik secara individu maupun komunal. Dashain menyampaikan kebenaran mendasar tentang bangsa yang agung ini: cara hidupnya yang beragam, spiritualitas yang melampaui batas, dan daya tahan yang kuat melawan kesulitan.
Bagi mereka yang tinggal di dalam maupun di luar perbatasan Nepal, berikut beberapa daya tarik Dashain; ini adalah kesempatan untuk kembali ke akar leluhur dan menghargai apa yang telah ditawarkan kehidupan kepada kita dari waktu ke waktu, sambil menciptakan kenangan berharga bersama keluarga di sekitar kita. Kita perlu menjaga semangat Dashain selamanya.