panorama biara

Biara Gangtey – Lembah Phobjikha Bhutan

Yang sangat indah Biara Gangtey menyambut Anda saat Anda memulai dari lanskap dataran tinggi Bhutan yang menakjubkan dan turun melalui awan setelah menyelesaikan Gangtey Natural Trial. Begitu Anda tiba di biara, benamkan diri Anda sepenuhnya dalam kedamaian dan ritmenya. Berjalanlah melalui Lembah Phobjika dan sungai-sungai kecilnya akan menakjubkan.

Selain itu, amati para biksu dan umat Buddha lainnya di biara ini saat mereka bermeditasi, melakukan praktik upacara, dan melakukan devosi. Bagi orang Bhutan, Biara Gangtey adalah situs utama keagamaan, dan juga menarik banyak pengunjung. Lebih dari itu, biara besar ini mewujudkan Guru Rinpochewarisan dewa-dewa lain.

Komposisi dan Urutan Biara Gangtey

Biara Gangtey memiliki tiga bangunan berbeda dengan lima tempat suci. Kelima tempat suci tersebut mengelilingi Kubah Pusat biara yang mengesankan ini. Setelah melewati pintu masuk, kompleks kuil biara, yang dikenal sebagai Tashokan, muncul. Arsitek Tshokhang mengingatkan kita pada ukiran kayu dan struktur bergaya Tibet yang luar biasa. Bagian atas biara terbuat dari papan kayu dan diwarnai dengan bahan-bahan alami.

Biara Gangtey
Biara Gangtey

Aula ini terkenal karena memiliki pilar kayu besar di bhutanSetelah merenovasinya sepenuhnya, kelompok biksu dan tetua suku memberikan identitas baru pada biara ini. Lebih dari itu, saat Anda naik ke lantai dua, Anda akan melihat ukiran dan dekorasi yang memukau yang menyertai jendela-jendela kayu keras yang megah. Juga akan ada patung-patung indah Guru Rinpoche dan berhala lainnya. Biara Gangtey Biara ini juga menaungi sekolah tersebut dan berperan penting dalam menyediakan sistem sekolah bagi para biksu. Biara ini terletak di lokasi yang strategis di wilayah Phobjika.

Selain itu, saat ini bangunan tersebut merupakan bangunan besar yang mencakup biara integral, akomodasi tempat tinggal para biksu, ruang kontemplasi, dan aula pertunjukan ritual. Terdapat pula lambang dan kanvas mistis yang indah di kuil-kuil Biara Gangtey. Demikian pula, sebelum mendekati biara megah ini, Anda harus berjalan kaki melewati dusun kecil berselimut salju yang memesona.

Sejarah Biara Gangtey

Pada tahun 1619, cucu Pema Lingpa, "Rigdinz Pema Tinley", memberikan kehidupan yang indah bagi Biara Gangtey. Cucu Pema memulai ini untuk mengajarkan anak-anak dan remaja tentang spiritualitas, harmoni, kedamaian, dan legion. Jendela dan pintu dirancang dengan keahlian luar biasa dari kayu asli untuk memperingati sejarah agung agama Buddha.

Awalnya didirikan sebagai Lhakhang, sebuah biara pedesaan kecil, tetapi kemudian ditingkatkan oleh putra Rigdinz Tenzing Legpaye Dhoendup, menyerupai sebuah benteng. Demikian pula, Penggambaran awal yang berkaitan dengan biara ini menggambarkan Guru Rinpoche, yang berperan penting dalam merumuskan aliran Buddhisme "Vajrayana" dan mengubah Bhutan menjadi Buddhisme. Setiap musim dingin, diyakini bahwa Burung Bangau Leher Hitam, dalam rute migrasinya, mengikuti pola melingkar di biara sebelum menuju jurang.

Di dalam Biara Gangtey
Di dalam Biara Gangtey

Selain itu, sebelum mereka melakukan perjalanan musim panas kembali ke Tibet, setiap tahun pada tanggal 11 November, Biara Gangtey host Festival Burung Bangau Leher Hitam setiap tahun. Gempa bumi tahun 2008 juga berdampak signifikan pada sebagian besar biara ini, yang akhirnya direnovasi dan dibangun kembali. Bahkan hingga kini, detail asli biara yang menakjubkan ini masih utuh.

Daftar Tabel Konten