spanduk utama

Pasang Dawa Sherpa menantang Kamirita untuk mendapatkan pengakuan

ikon tanggal Selasa 23 Mei 2023

Pada pukul 09.23 pagi hari Selasa, Kamirita Sherpa mencetak rekor baru dalam pendakian Gunung EverestPendaki ternama ini berhasil mencapai puncak untuk ke-28 kalinya. Ini adalah pendakian keduanya musim ini. Sebelumnya, pada tahun 2019, ia mencetak rekor dengan mendaki Everest dua kali dalam satu musim.

Penantang pendaki terkenal ini adalah pendaki gunung pemberani lainnya, Pasang Dawa Sherpa. Pada hari Senin, ia melakukan pendakian Everest yang ke-27, menantang Kamirita. Ia juga telah mencapai puncak dua kali di musim ini saja. Sebelumnya, ia telah mendaki Everest untuk ke-26 kalinya pada tanggal 31 Waisak (pertengahan Mei).

Menurut Nimanuru Sherpa, presiden Asosiasi Pendaki Gunung Nepal, Pasang Khumbu dan Pasang Lhamu, yang terletak di Kelurahan No. 4 Pangboche, Distrik Solukhumbu, merupakan daerah yang memiliki keahlian dan keterampilan khusus dalam mendaki gunung. Nimanuru mengatakan, "Kedua pendaki ini terampil dan berpengalaman dalam mendaki gunung, tetapi Pasang semakin dikenal karena kehadirannya yang menonjol." Oleh karena itu, ia juga disebut sebagai "Permata Tersembunyi".

Di usianya yang ke-47, Kamirita lebih muda daripada Pasang. Oleh karena itu, persaingan rekor antara kedua pendaki ini akan terus berlanjut selama beberapa tahun ke depan. Menurut Nimanuru, banyak pendaki telah menyelesaikan 14-15 pendakian, dan untuk saat ini, mereka belum mendekati rekor Kamirita dan Pasang. Sebelumnya, pendaki seperti Appa Sherpa dan Phurba Tashi Sherpa, yang telah mencapai 21-22 pendakian Everest, telah pensiun dari pendakian.

Perjalanan ke Himalaya, dimulai oleh pemandu trekking

Padawa memulai kariernya di bidang pariwisata dan pendakian gunung sebagai pemandu. Pendakian pertamanya ke Sagarmatha (Gunung Everest) terjadi pada tahun 1998, di usia 21 tahun, memimpin tim yang terdiri dari dua Sherpa dan tiga pendaki asing. Sejak itu, ia telah mencapai banyak pendakian sukses di atas 8,000 meter di Himalaya, meskipun catatan resmi tidak sepenuhnya mendokumentasikan pencapaiannya.

Meskipun belum diakui secara resmi, departemen pariwisata dan Asosiasi Pendakian Gunung Nepal belum secara sistematis mengorganisir dan mencatat catatan-catatan tersebut, sehingga pencapaian-pencapaian luar biasa ini terbengkalai. Lahir pada tahun 1976, Padawa menghabiskan masa kecilnya di sebuah desa kecil bersama keluarga gembalanya.

Padawa yang Kuat

Identitas Padawa sebagai pendaki ternama tidak hanya sebatas menjadi pemandu, tetapi juga seorang pendaki ulung. Ia telah berhasil mendaki Gunung Everest beberapa kali dalam berbagai musim pendakian. Selain pendakian pertamanya pada tahun 1998, ia telah mendaki Everest dua kali, yaitu pada musim 2006, 2007, 2010, 2013, 2018, 2019, dan 2022.

Meskipun banyak pendaki menganggap puncak Himalaya yang menantang itu menakutkan, keahlian dan pengalaman Padawa telah membuatnya terbiasa dan nyaman dengan pegunungan yang menantang ini. Bersama Furwata Sherpa dan Babu Chiring Sherpa, ia berhasil mencapai pendakian ganda pada tahun 1996, yang pada akhirnya berhasil dicapai oleh Padawa dan Kamirita dengan mudah.

Pengakuan dan kemudahan menaklukkan Everest berkali-kali ini menjadikan Padawa sosok yang terhormat di kalangan pendaki Sherpa. Fasilitas yang lebih baik dan prakiraan cuaca yang andal telah membuat ekspedisi Everest lebih nyaman dan aman.

Dibandingkan masa lalu ketika tali alami gunung belum stabil, kini terdapat langkah-langkah yang lebih baik untuk menjamin keselamatan para pendaki. Ketersediaan informasi cuaca yang akurat telah berkontribusi signifikan dalam membuat pendakian Everest relatif lebih mudah dan lebih terprediksi.

Referensi:

Panduan Pengguna Layanan Pelanggan

Daftar Tabel Konten