Di ketinggian 6,470 meter, 15 seniman Sherpa menampilkan tarian Syabru di puncak Gunung Chuchure, Himalaya. Mereka telah memecahkan rekor dunia. Karena kondisi cuaca yang menantang dan kondisi yang kurang mendukung, mencapai puncak Himalaya tersebut membutuhkan banyak usaha. Namun, kelompok seniman Sherpa berhasil mencapai puncak pada hari Sabtu dan memecahkan rekor.
World Book of Records, yang berkantor pusat di London, telah mengakui pencapaian tersebut dan menganugerahi sang seniman sebuah sertifikat. Acara bertajuk "Pertunjukan Tari Budaya di Ketinggian Tertinggi di Bumi" ini diselenggarakan oleh Sherpa Events. Organisasi tersebut memberikan pengakuan atas rekor tersebut dengan nama Sherpa Events.

Presiden organisasi yang menampilkan tarian Syabru di permukaan Pegunungan Himalaya yang megah, Nuru Sherpa, mengungkapkan bahwa mereka menampilkan diri mengikuti irama tarian Syabru selama beberapa menit. Sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian ini, para seniman Sherpa diberikan penghormatan dalam sebuah upacara yang diadakan di Hotel Mirage.
Para seniman yang mendapat sertifikat dari World Book of Records, London, atas prestasinya adalah Nuru Sherpa, Yugen Sherpa, Kunsang Sherpa, Ngang Lakpa Sherpa, Lhakpa Doma Sherpa, Dolma Sherpa, Mingma Dolma Sherpa, Fur Diku Sherpa, Diku Sherpa, Chiri Sherpa, Chiring Sherpa, Kami Sherpa, Gyaljen Sherpa, Karma Yangji Sherpa, dan Cheten Sherpa.
“Rekor ini tidak hanya menandakan pelestarian budaya melalui para pendaki Sherpa, tetapi juga menyoroti kemampuan komunitas Sherpa untuk melampaui batas budaya dan menunjukkan ketahanan, persatuan, serta kemampuan mereka untuk mengatasi keterbatasan,” ujar Nuru Sherpa.

Selain itu, tahun lalu, penyanyi Raju Lama melakukan upaya luar biasa dengan menggelar konser di dataran tinggi sambil mendaki Gunung Sagarmatha. Pada kesempatan tersebut, Gunung Everest Pada hari Senin, ia membawakan lagu "Himalale Dakyo Malai" (Himalaya Memanggilku) di depan umum. Raju dengan indah menggemakan lagu baru dari hati Mongolia ini saat mendaki Gunung Sagarmatha.
Sumber: Khabar Online